HMI Cabang Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Fahmi Aziz Dorong Mahasiswa Ambil Peran dalam Pembangunan SDM
Pelantikan HMI Cabang Kabupaten Malang.

HMI Cabang Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Fahmi Aziz Dorong Mahasiswa Ambil Peran dalam Pembangunan SDM

Kehadiran HMI Cabang Kabupaten Malang juga membuka ruang perjumpaan dengan berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, pemuda, alumni, pemerintah, organisasi kepemudaan hingga masyarakat.

,Senin 7 September 2026, 12:04 WIB
435
H
Hainor Rahman

MALANGHimpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Malang resmi dilantik. Kehadiran cabang baru ini diarahkan tidak hanya menjadi wadah aktivitas organisasi mahasiswa, tetapi juga ruang kaderisasi untuk menyiapkan generasi Muslim intelektual dan profesional yang ikut mengambil peran dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Malang.

Pelantikan pengurus HMI Cabang Kabupaten Malang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Minggu (6/9/2026). Momentum tersebut mengusung tema “Meneguhkan HMI Cabang Kabupaten Malang sebagai Ruang Tumbuh Baru Kader Muslim Intelektual Profesional Berkemajuan.”

Sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan turut hadir dalam pelantikan tersebut. Di antaranya Presidium KAHMI Kabupaten Malang Faiz Wildan, Kapolres Malang AKBP Rulian, Sekretaris Jenderal PB HMI Jusrianto, Founder Graha Yakusa Muhlis Ali, para ketua organisasi kepemudaan (OKP), serta senior dan alumni HMI dari berbagai unsur, mulai eksekutif, legislatif hingga kalangan profesional.

Bagi Ketua Umum HMI Cabang Kabupaten Malang, Fahmi Aziz, keberadaan HMI di Kabupaten Malang menjadi bagian dari ikhtiar mahasiswa untuk mengambil posisi dalam proses pembangunan daerah, khususnya pembangunan manusia.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Kualitas SDM menjadi bagian penting karena dari sanalah lahir manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, kepedulian sosial, sekaligus kemampuan menghadapi perubahan.

“Adanya HMI di Kabupaten Malang merupakan bagian dari ikhtiar untuk ikut mewarnai proses pembangunan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Malang. HMI harus hadir sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas intelektual, kepemimpinan, profesionalisme, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” ujar Fahmi Aziz.

Ia mengatakan, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam dinamika pembangunan. Karena itu, konsep mahasiswa sebagai agent of change tidak seharusnya berhenti sebagai jargon organisasi.

Fahmi menilai, gagasan perubahan perlu diwujudkan melalui kemampuan mahasiswa membaca persoalan, menyampaikan kritik, menawarkan gagasan, serta terlibat dalam proses penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.

“Peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial harus terus diperjuangkan. Mahasiswa harus mampu menjaga idealismenya, memiliki keberanian menyampaikan gagasan, sekaligus menghadirkan solusi yang konstruktif terhadap berbagai persoalan,” tegasnya.

Kaderisasi Perempuan dan Isu Sosial

Di ruang yang sama, Ketua Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Kabupaten Malang, Sofi Rizkiyatun Nuzula, menyoroti posisi kader perempuan dalam menjawab persoalan sosial.

Menurut Sofi, kader perempuan HMI perlu memiliki kepekaan terhadap berbagai isu yang bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat, terutama persoalan perempuan dan pendidikan.

“Kader perempuan HMI harus peka dan terlibat dalam isu-isu keperempuanan dan pendidikan. Perempuan tidak boleh hanya menjadi objek dalam pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang turut mengambil peran, memberikan gagasan, dan terlibat dalam proses perubahan,” ujar Sofi.

Ia menambahkan, KOHATI memiliki tanggung jawab dalam mendorong lahirnya kader perempuan yang memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan. Kader perempuan juga diharapkan memiliki keberanian untuk masuk ke berbagai ruang strategis dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan.

Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan HMI Cabang Kabupaten Malang dalam membangun ruang kaderisasi di daerah.

Dengan membawa semangat Muslim, Intelektual, Profesional, dan Berkemajuan, HMI Cabang Kabupaten Malang menempatkan kaderisasi sebagai salah satu pijakan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas akademik, profesionalisme, dan kepedulian sosial.

Kehadiran HMI Cabang Kabupaten Malang juga membuka ruang perjumpaan dengan berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, pemuda, alumni, pemerintah, organisasi kepemudaan hingga masyarakat.

Bagi Fahmi, ruang tersebut penting agar mahasiswa tidak mengambil jarak dari persoalan daerah. Sebaliknya, mahasiswa perlu hadir dengan kekuatan gagasan dan kemampuan intelektual yang dimilikinya.

Dari pelantikan itu, perjalanan HMI Cabang Kabupaten Malang kini memasuki tahap berikutnya: membuktikan tema yang diusung melalui proses kaderisasi dan keterlibatan nyata mahasiswa dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Malang.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Hainor Rahman
|
Editor:Hainor Rahman